Cara Asik Traveling ke 10 Negara Asia Tanpa Roaming

Saat akan traveling ke luar negeri salah satu persiapan yang harus dan kudu dilakukan adalah menyisihkan budget khusus untuk beli sim card atau membeli paket roaming agar bisa tetep mendapatkan akses ke internet. Biasanya budget aku sekitar 150K untuk 3 hari. Rasanya berat banget harus mengeluarkan uang sebesar itu. Tapi sekarang aku sudah punya cara asik traveling ke 10 negara di Asia tanpa roaming.


Beberapa waktu lalu saya sempat mendapat info kl XL punya paket yang bisa digunakan di 10 negara tetangga. Namanya XL Pass, tapi belum sempat nyobain. Beruntunglah saya bisa ikut tim Media Gathering XL Axiata Jabodetabek, di mana saya diajak menyambangi Malaysia dan Singapura selama 3 hari 2 malam dari tanggal 29-31 Oktober 2018, guna melakukan experience menggunakan Mifi XL Go Izi. Paket ini berbeda dengan XL Pass, karena untuk mendapatkan layanan ini kita harus memiliki Mifi XL Go Izi terbaru.

Paket Mifi XL Go Izi ini dihargai Rp 479 ribu dan kita sudah dapat bonus kuota 20GB dengan masa aktif 180 hari. Lalu bagaimana bila kuota kita habis? Tenang ngisi kuotanya juga sangat mudah, cukup isi pulsa minimal 50K dan langsung jadi kuota sebesar 10Gb. Murah bangetkan, 1GBnya cuma 5 ribu doang tapi bisa di pake di 10 negara dan bisa terkoneksi ke 30 device.


Selain dua negara tersebut masih ada 8 negara lain yang bisa menggunakan mifi ini. Yaitu, Hongkong, Macau, Nepal, Srilanka, Taiwan, Kamboja dan enaknya lagi MiFi ini tetap bisa digunakan sebagai modem di Indonesia.

Menggunakan MiFi ini gak ribet, gak perlu registrasi, gak perlu setting dan lainnya, cukup koneksikan mifi dengan handphone. Off-kan di negara asal lalu On-kan kembali saat sampai di negara tujuan. Bila tidak terkoneksi, coba restart ulang.


Menjajal jaringan XL di Malaysia. 

Kesan pertama mengunakan Mifi XL Go Izi di Malaysia adalah excited dan happy banget. Begitu Mifi saya aktifkan, bisa langsung terkoneksi dengan HP, jadi bisa langsung update tentang keberadaan saya kepada keluarga dan di media sosial.


Ada beberapa teman yang sedikit kesulitan, tapi setelah di restart beberapa kali, akhirnya bisa nyambung juga. Kunci utamanya adalah kesabaran, jadi jangan dulu ngedumel saat tidak terkoneksi. Pada Mifi XL Go Izi ada tiga indikator warna, yaitu merah, hijau dan biru. Warna Merah artinya tidak ada sinyal. Hijau, ada sinyal tapi lemah, dan Biru artinya sinyal kuat dan terkoneksi dengan jaringan 4G LTE.


Di Malaysia rombongan kami menyambangi beberapa tempat wisata, diantaranya Colmar Tropicale atau desa Perancis, Batu Caves, Genting Highlands, Bukit Bintang, Malaka serta Johor. Alhamdulillah, di semua tempat tersebut koneksi XL Go Izi lancar jaya, malah untuk kualitas suara dan jaringan lebih jernih di bandingkan di Bintaro. Saat video call pun gak buffering sama sekali. Pokoknya puas banget dengan kualitasnya.

Menjajal Jaringan XL Go Izi di Singapura. 

Setelah dua hari dua malam rombongan kami menjelajahi Malaysia, akhirnya pada hari ke tiga kami diajak menyambangi Singapora dengan menggunakan jalur darat.


Saat memasuki imigrasi negeri Singa tersebut agak sedikit deg degan karena negara ini terkenal dengan ketat dalam hal ke imigrasian, namun apa yang saya khawatirkan ternyata tidak terjadi. Saat memasuki imigrasi, sinyal sempat menghilang, tapi setelah kami meninggalkan area imigrasi sinyal kembali lancar.

Di Singapura kami diajak menyusuri wilayah Merlion Park, Bugis dan Orchard Road. Di ketiga tempat tersebut saya melakukan life report di media sosial,  dan alhamdulillah banget lancar gak pake ngedet-ngedet.


Pengalaman menggunakan XL Go Izi ini sangat menyenangkan dan asik, karena selama perjalanan gak ribet mikirin roaming dan kuota, selain itu perangkat Mifi XL terbaru ini batrenya lebih tahan lama dan gak panas. Bisa tahan seharian loh.

Buat yang suka traveling atau harus pergi ke wilayah Asia, paket XL Go Izi ini rekomended banget deh, bisa menghemat pengeluaran untuk internet dan pastinya nyaman karena bisa terus digunakan meskipun kita tidak keluar negeri.