Smesco Ajak Netizen Untuk Angkat Produk UKM Melalui Media Sosial

Smesco yang merupakan rumah bagi para pelaku UKM dan UKMK di Indonesia bekerja sama dengan MB Communications Indoblognet sebagai inisiator dan Deboer Kreasi Asia kembali menggelar acara #SmescoDigipreneurDay yang mengajak para pelaku bisnis UKM, nitizen serta masyarakat umum untuk berbagi informasi lewat dunia digital.


Event yang ke 2 ini di gelar pada 18 Juni 2016 dengan mengangkat tema "One day one goal for UKM go world," yang diisi dengan Video Coaching bertema 'One Shoot for UKM Go World,' dengan coach videografer profesional Bening Kharisma Buwana dan  Yosa Tobing yang melatih teknis pembuatan video dan content promosi dalam upaya memperkenalkan produk UKM dan UKMK melalui video.

Dalam kesempatan tersebut tampak Bapak Ahmad Zabadi, Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (LLP-UKM) yang antusias menjawab pertanyaan para peserta coaching yang tengah mengambil gambar di seputaran Galeri Indonesia Wow.


Media audio visual dipilih karena memiliki peran kuat sebagai media promosi yang semakin diperhitungkan dalam memberikan informasi. Bagi kalangan pebisnis video marketing dinilai paling pas untuk menarik perhatian masyarakat. Terutama bila disebarkan melalui media sosial dan Youtube.

Saat ditanya tentang acara tersebut, Ahmad Zabadi menggungkapkan, "Di siniah peran Smesco sebagai jembatan bagi akselerasi UKM yang memiliki produk berkualitas di Smesco agar bisa tampil lebih maksimal."

Selain video coaching, acara juga diisi oleh beberapa talkshow antara lain dari Celana Sarung Taj'maul yang menghadirkan sang founder Tajudin Maulana. Taj'maul merupakan singkatan dari nama founder sendiri agar mudah diingat katanya. 

Celana Sarung ini bentuknya depan sarung namun di bagian belakang berbentuk celana. Hemhhh sebenernya lebih mirip rok sih. Tapi keren karena celana sarung Taj'maul sudah banyak di pakai orang orang terkenal. Untuk melihat koleksi celana sarung Taj'maul silahkan cek di www.tajmaul.com.


Lalu ada Ahmad Rafik dari Hijab All's Scarf yang berbagi kiat sukses dalam berjualan online. O,iya ciri khas dari All's Scarf adalah pada kualitas material. Beberapa desain yang mengunakan payet dan bordir di kerjakan secara handmade.


Menjelang siang para peserta yang mengikuti acara talkshow diberi waktu untuk sholat duhur seraya istirahat sejenak. Wahhh ternyata acara selanjutnya dari bdigital lebih banyak peminatnya. Bangku yang tadinya hanya terisi setengah kini tampak hampir semua terisi. 

Mungkin karena sesi berikutnya lebih cenderung ke diskusi yang menghadirkan para pembicara yang telah ekspert dibidang digital yaitu: Andi Silalahi praktisi dan marketing dari Bdigital, Jose Ricardo Santos Co-founder Bdigital, Rubie Limpoyie Cofounder startup ecommerce Apana.id dengan produk tali sepatu Lazy Lacenya dan  Nathan Roestandi dari Zulu.co.id yang menjual helm.

Kalau bang Andi sudah beraksi suasana pasti lebih hanggar dan ceria. Aset yang harus dimiliki UMKM dalam melakukan pemasaran produknya ada tiga,
- Website
- Email
- Live chat
- Foto produk


"Website itu seumpama rumah bagi sebuah usaha sedangkan medsos adalah jendela yang menunjang promosi produk tersebut dan sebagai sarana untuk menaikan traffic," jelas Andi Silalahi.

Namun tak sedikit pula yang merasa bila untuk memiliki website itu mahal dan beberapa yang telah memiliki website malah tidak tahu harus ngapai dan bagaimana biar usaha mereka bisa menghasilkan dan terus berjalan karena alasan gaptek.  Di sini Andi mengajak para UKM untuk bergabung dengan Smesco dan Bdigital guna memajukan usahanya.


Setelah itu acara dilanjutkan dengan perkenalan dari Pawoon sebuah Aplikasi Kasir On Line untuk para UKM yang dibawakan oleh Opid Adisuryo selaku Chief Marketing Officer. 


Aplikasi yang sangat menarik dan sedikit menggelitik saat mendengar kata Pawoon. Pasti yang terlintas dalam pikiran kita adalah dapur. Betul gak? Menurut Opid, Pawoon memiliki filosofi sebagai usaha yang akan membuat dapur tetap ngebul.

Target pengguna Pawoon adalah para pelaku Bisnis, mulai dari sektor UKM sampai yang bergerak pada skala menengah, seperti bidang ritel, waralaba, food & beverage, fashion, dan sebagainya. Dengan target 10.000 pengguna di akhir tahun 2016 ini.

Untuk bisa menggunakan aplikasi Pawoon cukup download di google play dan langsung bisa menikmati seluruh kelebihannya.
Semoga dengan acara Digiprener Day yang di gawangi Smesco ini produk UKMK Indonesia semakin dikenal di dunia bisnis dan bisa bersaing di era Masyarakat Ekonomi Asean.