Diskusi Menyikapi Perubahan Iklim Bersama Kementerian LHK

Tak dapat dipungkiri bumi semakin tua iklim dan kontur tanah pun kian berubah. Namun kita juga tidak bisa menutup mata bila semua perubahan itu tak jauh dari campur tangan manusianya sendiri.


Berbicara tentang perubahan iklim, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada Senin (13/6/2016) mengadakan diskusi sekaligus buka bersama yang diisi dengan dengar pendapat dari warga, media, dan beberapa komunitas penggiat lingkungan terkait perubahan iklim yang makin memperihatinkan.

Diskusi tersebut digelar di Gedung Manggala Wanabakti, Jaksel, dan dihadiri langsung oleh Bu Mentri LHK Siti Nurbaya, dirjen perhutanan, media, Blogger dan para aktivis lingkungan. 

Acara yang di moderatori Imam Prasodjo itu  mengajak seluruh komponen warga masyarakat Indonesia untuk berbagi dalam meminimalisir isu perubahan iklim di Indonesia.

"Memang tidak mungkin kita bicara iklim bila hanya pemerintah atau dunia usaha saja, tapi upaya pengendalian perubahan iklim ini harus diupayakan bersama-sama dengan masyarakat karena berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-harinya," papar Siti Nurbaya dalam sambutannya.


Selanjutnya Bu Menteri memaparkan  hasil pertemuannya di Paris Agreement beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan tersebut hadir 190 negara di dunia yang khusus membahas mengenai perubahan iklim, serta melahirkan kesepakatan dan niat dari berbagai negara untuk berkontribusi mengurangi karbon ke atmosfer.

"Dalam Paris Agreement itu ada beberapa catatannya dan ternyata Indonesia termasuk dalam 10 besar negara yang memberikan emisi karbon ke atmosfer yaitu sebanyak 1,4 giga ton," jelasnya.

Beliau sangat mengharapkan akan adanya sinergi antara pemerintah, penggiat lingkungan, dan media untuk aksi nyata penyelamatan lingkungan kita. Di dalam diskusi tersebut Imam Prasodjo meminta pendapat para peserta yang hadir untuk menyumbangkan pikirannya terkait lingkungan. Ada yang berpendapat menjaga lingkungan bisa diawali dengan pemisahan sampah yang dimulai dari rumah warga. Pengurangan penggunaan kantong plastik hingga kepemilikan TPA atau Tempat Pembuanga Akhir diberbagai kementerian lain.

Namun sangat di sayangkan waktu yang tidak memadai diskusi tersebut sehingga tidak banyak yang bisa dihasilkan. Bu Menteri menjanjikan akan menjadwalkan untuk menggelar diskusi seperti ini lagi, tentang waktunya akan diberitahu nanti.

Semoga dengan diskusi seperti ini yang melibatkan peran serta masyarakat dan media permasalahan tentang perubahan iklim dan bagaimana pemecahannya bisa segera mendapatkan jalan keluarnya demi kelangsungan hidup anak cucu kita.