Smesco Dan bDigital Siapkan Galeri Indonesia Wow Jadi Rumah Para UKM Indonesia.

Tak bisa dipungkiri era MEA yaitu  perdagangan terbuka di negara-negara Asean mampu membawa angin segar sekaligus tantangan bagi para pelaku UKM (Usaha Kecil Menengah) di Indonesia. Karena hingga saat ini  UMKM masih merupakan sektor yang mampu menjadi penopang perekonomian kita terutama di saat krisis seperti beberapa waktu lalu.


Untuk bisa bersaing di dalam MEA yang tengah memasuki era digital ini keberadaan UKM di Indonesia kian diperhitungkan dalam persaingan global, dan untuk menunjang perdagangan bebas tersebut selain terus memperbaiki kualitas juga harus didukung oleh teknologi yang memadai.

Maka dari itu Smesco yang merupakan rumah bagi para UKM Indonesia  bekerja sama dengan bDigital yang di dukung oleh Indoblognet serta Digipreneur  menggelar workshop 'Smesco DigiPreneur Day' pada tanggal 19 April 2016 yang mengetengahkan tema "Content of the Power" dengan para narasumber :


1. Fery Ardianto seorang fotografer profesional sekaligus dosen.
2. Farham Noor Rahman (Copy writing dan Blogger.
3. Putra Agung (fotografer Instagram - TheFoodExplorer) serta,
4. Ahmad Zabadi, Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (LLP-KUKM)

Dan talkshow 'Be Smart Be Digital' dengan mengangkat campaign  "Sudahkah Anda Ber-Digital di Era Ini?"  pada tanggal 20 April 2016 dengan menghadirkan para panelis yang telah malang melintang di dunia digital entrepreneur, antara lain:  


1. Jose Ricardo Santos (Co-Founder bDigital : Online Business Builder for UKM.
2. Andi Silalahi (Digital Practitioner) : The Winner of Google Awards Asia Tenggara tahun 2010.
3. Andi WiryawanUKM Business Owner (Carystyle.co.id)
4. Bagus Rachman -Smesco Director of Business & Marketing.

Sebelum menuju acara bincang-bincang, Andi Silalahi berkenan memberikan presentasi yang menjelaskan apa itu digital entrepreneur dan apa saja yang harus dimiliki UMKM dalam ber-digital.


Medsos sebagai salah satu ajang tempat promosi kian hari kian menunjukkan geliatnya. Namun ada beberapa orang yang kadang salah dalam melakukan strateginya, mereka lebih cenderung memasarkan produk hanya lewat facebook, Instagram dan yang lainnya tapi tidak punya website. Aset yang harus dimiliki UMKM dalam melakukan pemasaran produknya ada empat:
Website
Email
Live chat
Foto produk

"Website itu seumpama rumah bagi sebuah usaha sedangkan medsos adalah jendela yang menunjang promosi produk tersebut dan sebagai sarana untuk menaikan traffic," jelas praktisi digital tersebut.

Namun tak sedikit pula yang sudah memiliki website tapi tidak tahu harus ngapai dan bagaimana biar usaha mereka bisa menghasilkan dan terus berjalan. Belum lagi harga pembuatannya yang mahal, membuat para pelaku UKM enggan untuk membuat website.

Saya sempat tertawa, tapi gak ada maksud menertawakan sih, hanya sedikit geli saat seorang ibu sekaligus pengusaha yang bertanya, "like di facebook banyak tapi ko pengunjung websitenya masih sedikit ya?" Hehehe, dapet jempol banyak bukan berarti setiap orang nge-clik postingan tersebut, bu. Karena pada dasarnya orang Indonesia itu solidaritasnya tinggi untuk like di facebook. Ehhh bener gak sih?


Jadi meskipun pemerintah melalui berbagai kementerian mendukung program UMKM  digital ini, tapi bila para pelakunya belum mengenal apa itu digital entrepreneur, ya sulit lah. Maka dari itu bDigital dan Smesco  mengajak para entrepreneur kita untuk melek teknologi dengan memberikan beberapa pelatihan dan membantu dalam memajukan usaha para pelaku UKM.

Content yang detil serta ditunjang dengan foto yang menarik bisa menjadi nilai lebih dan salah satu cara jitu dalam mengisi website kita. Lalu mengapa harus website? Karena dengan memiliki website produk UKM kita bisa dilihat semua orang baik dalam negeri maupun luar negeri tanpa menambah biaya iklan.

Salah satu yang membuat orang takut berbelanja via online adalah penipuan, baik itu gambar dan barang yang tidak sesuai sampai barang yang tidak dikirim-kirim. Namun dengan memiliki website yang terpercaya bisa membangun sebuah kepercayaan bahwa produk yang kita jual memang ada dan nyata. 

Setelah itu promosikan produk UKM tersebut secara viral dengan menyebar link website melalui aktivitas media sosial seperti  Facebook,TwitterInstagramPinterestYoutube, sampai Google plus yang memiliki fungsi sebagai jalan menuju rumah kita.


Acara yang berlangsung di Galery Indonesia Wow gedung Smesco ini merupakan satu upaya nyata Smesco dan bDigital serta pemerintah dalam hal ini Kementerian Koperasi dan UKM untuk mengedepankan produk UKM Indonesia di tengah persaingan bebas. 

Hingga saat ini Smesco sudah menampung ratusan UMKM dari berbagai wilayah Indonesia. Selain acara workshop dan talkshow, Smesco juga tengah menggelar acara Temu Para Pelaku UKM yang biasanya diadakan satu bulan sekali.


Di Galery Indonesia Wow kita bisa  aneka kerajinan tangan, mulai dari kalung manik-manik, gendongan bayi dan Ponco yang juga mengunakan manik-manik dari Kalimantan. 

Percaya atau tidak, manik-manik ini terbentuk dari alam, dipungut dari pantai oleh penduduk lalu di rangkai menjadi aneka kerajinan. Bahkan untuk pewarnanya pun asli, untuk menampakkan warna-warna tersebut cukup di rebus saja. Jadi warna-warna manik-manik yang kamu lihat ini bukan dari cat, tapi sudah alami terbentuk dari benda-benda itu sendiri. Keren bukan?

Lalu ada topi khas Papua dengan bulu burung Cendrawasih dan kalung yang terbuat dari kerang dengan bandolan unik berupa jari burung Cendrawasih yang diawetkan. Aneka pajangan seperti toples yang terbuat dari kayu mahoni khas Palembang, rumah kaki seribu khas Papua, replika rumah gadang dari Sumatera Barat. 

Aneka tas dan sepatu yang unik. Macam-macan souvenir seperti wayang, minyak wangi dan aneka lilin wangi. Penganan seperti sambal, kopi luwak, wedang uwuh, abon Cabe. 

Aneka kain perca yang di modifikasi menjadi berbagai hiasan dan selimut dengan nilai jual tinggi hingga alat musik berupa gitar ANSOR'S SILVER karya UKM anak bangsa yang bisa menembus marketing dunia pun ada di sini. 
Notabene gitar ini juga di pakai oleh grup band Cokelat yang juga konsen membantu memajukan UKM di Indonesia.


Smesco Rumahku dan Galery Indonesia Wow selain etalase juga merupakan laboratorium produk UKM berkualitas untuk pemasaran produk UKM tersebut. Dalam usahanya Smesco bekerja sama dengan sebuah E- commerce ternama. 

Dan untuk acara Smesco Digipreneur Day sendiri panitia menghadirkan 34 paviliun Indonesia untuk ikut berpartisipasi sekaligus promosi.

Di akhir acara, panitia mengumumkan pemenang lomba foto Instagram. Pak Fery Ardianto menjelaskan kenapa ketiga orang tersebut bisa keluar jadi pemenang dari ratusan foto yang masuk. Pertama karena fotonya bercerita, kedua karena content yang detil. Saya akui fotonya emang keren-keren. Selamat buat para pemenang. Begitupun dengan pemenang lomba twit dan penanya terbaik.

Untuk keterangan lebih lanjut bisa kunjungi  Galeri Indonesia Wow di gedung Smesco  Jalan. Gatot Subroto Kav 94, Jakarta Selatan. Atau cek di www.smescoindonesia.com, www.indoblognet.com atau @indoblognet, www.galeriindonesiawow.com, IG dan twitter di @g_indonesiawow. 

Serta www.bdigital.id, ig & twitter  @bdigital_id untuk yang ingin dibantu dalam membuat website atau e-commerce. Dan @digipreneurday.

Semoga dengan digelarnya kedua acara tersebut bisa menambahkan wawasan serta produk UKM kita bisa lebih maju lagi hingga menembus marketing internasional. Amin.

*foto koleksi pribadi.