Film MARS Suguhan Manis Anak Bangsa Untuk Hardiknas

Saat membaca kata MARS pasti pada bertanya-tanya, ini film tentang apa sih? Hal serupa terjadi pada saya saat mendapat undangan untuk menghadiri mini conference dari sutradara dan crew film MARS bersama KOPI- Koalisi Online Pesona Indonesia.

  

Acara yang berlangsung di markas KOPI ini di hadiri oleh Syahrul Gibran selaku sutradara,  Andi Syafik selaku produser, John De-Rantau sebagai penulis skenario, Djonny Chen, konsultan film dari UK, Chelsea Riansy yang berperan sebagai Sekar Palupi kecil serta  Cholid Asadil A sebagai ustad Ali.

Dan di sinilah saya banyak mendapatkan pencerahan tentang film garapan Syahrul Gibran, sineas muda pendatang baru yang memiliki keinginan untuk ikut memajukan perfilman Indonesia.


MARS adalah kependekan dari Mimpi Ananda Raih Semesta. Dalam penggarapannya Syahrul Gibran mempercayakan skenarionya untuk  ditulis oleh John De-Rantau, yang juga seorang sutradara ternama serta menggandeng Andy Shafik selaku produser dari Multi Buana Kreasindo.

MARS bercerita tentang perjuangan seorang ibu bernama Tupon yang di perankan  Kinaryosih dalam membesarkan anak perempuannya, Sekar Palupi, ditengah keterbatasan yang dia miliki, film ini terinspirasi dari sebuah novel karya Aishworo Ang dengan latar Gunung Kidul dan Perpustakaan Bodleian OxfordSheldonian Theater Oxford, serta beberapa tempat menarik di London-Inggris.

"MARS film Indonesia pertama yang syuting di perpustakan Bodleian, Oxford, London, Inggris. Selama empat hari kita syuting di tempat yang juga menjadi lokasi film Harry Potter untuk Hogwarts Interior, bagian dalam sekolah Hogwarts, dan degdegan sekali karena banyak peraturannya," papar Andy Shafik selaku produser.

Dia juga menyatakan, mengapa memilih London sebagai lokasi, karena memang sesuai dengan kebutuhan cerita. Meskipun komposisi cerita di London hanya 20 persen, sementara sisanya di Gunung Kidul, Yogyakarta.

"Selama syuting di Oxford University England, kami bekerja sama dengan production house di sana. Dan kebetulan konsultannya Djonny Chen, adalah orang Indonesia yang sudah menetap di sana. Jadi kami benar-benar syuting pakai drone dan lain-lain. Tidak sembunyi-sembunyi," tambah Shafik.


Djonny Chen, konsultan film di UK mengungkapkan kalau kru film MARS adalah kru film teramah yang pernah bekerjasama sama dengannya. Dan dia juga mengatakan bila film MARS akan tayang di lima bagian negara yang di pimpin oleh Ratu Elizabeth itu.

Ada yang menarik di film ini, yaitu  Cholidi Asadili Alam, yang telah sukses berperan sebagai Azzam dalam film Ketika Cinta Bertasbih kini dia berperan sebagai Ustad Ali, yang datang ke Gunung Kidul sebagai mahasiswa yg melakukan penelitian.

"Mengapa saya jarang main film? Karena saya memiliki persyaratan sendiri, yaitu tidak beradegan pegangan tangan, pelukan dan ciuman,"jelas pria pemilik akun @mcholidi89 ini.

Film MARS akan tayang pada tanggal 4 Mei yang di persembahkan untuk memperingati  Hari Pendidikan Nasional. Seperti yang diungkapkan Sahrul Gibran pada mini conferencen di markas KOPI, "Mars adalah film perdana saya yang didekasikan untuk perempuan-perempuan Indonesia yang telah menjadi motivator pendidikan bagi anak negeri dalam meraih masa depannya."

Meski awal pembuatan film ini penuh tantangan tapi Syahrul percaya filmnya layak dan harus di tonton.

Detail Film MARS :
* Judul: MARS
* Tayang: 04 Mei 2016
* Genre: Drama
* Sutradara: Sahrul Gibran
* Produksi: Multi Buana Kreasindo
* Penulis: John De-Rantau
* Rating: R 13+
# Casts:
- Cholidi Asadil A
- Kinaryosih
- Acha septriasa
- Chelsea Riansy
- Jajang C. Noor
- Teuku Rifnu Wikana


Jangan lupa nonton ya tanggal 4 Mei 2016. Yuk jadinya film Indonesia sebagai tuan rumah di negeri sendiri.


*foto koleksi pribadi, kopi dan dari google.