Gubernur DKI Dukung Film I Am Hope

Sesuai dengan misi Gelang Harapan, yaitu menyebarkan semangat, kebaikan dan harapan bagi para pejuang kanker, maka Wulan Guritno, Amanda Soekasah dan Janna Soekasah- Joesoef selaku pendiri Gelang Harapan sekaligus produser film I Am Hope terus berusaha menggalang solidaritas bersama guna membantu para survivor.

Salah satunya dengan mendatangi orang nomer satu di DKI Jakarta. Hari ini, jumat, tanggal 19 Februari 2016, di tengah kesibukanya, Basuki Tjahya  Purnama atau Ahok, dengan tangan terbuka menerima kedatangan Wulan  GuritnoAmanda SoekasahTyo Pakusadewo, Fachry Albar dan Adilla Dimitri di kantornya.

Maksud dan tujuan kedatangan mereka adalah untuk meminta dukungan dan kerjasama Pemprov DKI Jakarta dalam gerakan kemanusiaan untuk  membantu para penderita kanker.


"Kami datang ke sini untuk minta dukungan Pak Ahok agar gerakan pedulian kanker dan aksi kemanusiaan ini menjadi gerakan yang massiv dan lebih mudah masuk ke masyarakat luas, khususnya warga DKI Jakarta dan sekitarnya," jelas Wulan Guritno saat press conference terkait maksud dan tujuannya menemui Ahok di balai kota.

"Aksi kemanusiaan ini, bukan saja kami lakukan dengan gerakan atau aksi peduli, tetapi kami juga ingin mengajak semua kalangan masyarakat untuk menonton film I Am Hope yang menunjukkan perjuangan para penderita kanker yang berjuang untuk hidup. Karena keuntungan dari penjualan tiket akan didonasikan untuk para survivor yang kurang mampu," tambah istri Adilla Dimitri ini.

Dalam kesempatan yang sama, Basuki  Tjahya Purmama selaku Gubernur DKI  Jakarta, menyatakan dukungannya terhadap gerakan kemanusiaan ini dan mendukung film I am Hope sebagai tontonan wajib.

"Kita dukung gerakan ini, dan film I Am Hope, karena film ini sangat bagus dan wajib ditonton apalagi buat anak-anak sekolah, agar mereka dapat memahami apa penyakit kanker itu," ujar Ahok.

Ahok juga menilai, bahwa gerakan yang dilakukan oleh teman-teman I Am Hope ini sebagai bentuk dan upaya untuk pencegahan terhadap penyakit pembunuh no satu di dunia ini.

"Mencegah itu lebih baik dari pada nanti terlanjur parah, karena obat sekarang mahal. Lebih baik mencegah kan dari pada mengobati?" ucap orang nomor satu di DKI ini.

"Kita juga akan membangun rumah singgah bagi penderita kanker. Rumah singgah ini sangat penting karena tidak semua penderita harus dikemoterapi dan berasal dari Jakarta," tambah Ahok.

Menurut rencana rumah singgah ini akan di bangun di eks lahan rumah sakit Sumber Waras Jakarta.

"Kita berharap Pak Ahok dan Pemprov DKI ikut mendukung dan mensosialisasikan gerakan kemanusiaan ini agar kita bisa sama-sama menyebarkan harapan untuk para penderita kanker," ujar Wulan Guritno.

Wulan dan teman-temanya tak hanya mengajak tokoh masyarakat tapi juga masyarakat itu sendiri untuk turut serta mendukung aksi kemanusiaan ini, dari semua segmen dan kalangan.

"Kami berharap rumah singgah ini dapat segera terealisasi, karena begitu banyaknya yang membutuhkan," papar Wulan saat menutup prescon tadi siang.