Sarinah, Mall Yang Konsisten Terhadap UKM

Hai KOPI-kers.
Sesuai dengan agenda KOPI-Koalisi Online Pesona Indonesia, hari ini, kamis, tanggal 28 Januari 2016 adalah menghadiri acara Ramah tamah bersama Ibu Ira Puspa, Ibu Dewi dan Ibu Magry. Ketiga wanita yang  menjabat sebagai Dirut Sarinah Indonesia.

Tau dong Sarinah, salah satu ikon Jakarta yang sudah gak asing lagi buat orang Indonesia. Sarinah merupakan  pusat perbelanjaan setinggi 74 meter dan 15 lantai yang terletak di jalan Thamrin  Jakarta. Gedung ini dibangun pada 15 Agustus 1962 dan diresmikan pada tanggal 17 Agustus 1966 oleh Bapak Presiden kita Ir. Soekarno. Sarinah diambil dari nama pengasuh Pak Soekarno dari kecil.

Sarinah merupakan salah satu pusat perbelanjaan pertama di Indonesia dan pencakar langit pertama di Jakarta. Gedung ini di bangun dengan maksud untuk membuat pusat perbelanjaan yang memenuhi kebutuhan masyarakat agar bisa mendapatkan barang-barang murah namun dengan mutu dan kualitas terbaik.

Selain bersejarah buat bangsa ini, Sarinah juga bersejarah buat saya. Karena di sana banyak memory yang takkan bisa kembali namun melekat di hati. Saya mengenal Sarinah untuk pertama kali sekitar 20 tahun yang lalu. Sempet lama tidak menginjak gedung ini, namun akhir-akhir ini Sarinah kembali menjadi tempat favorit untuk berapa pertemuan.

Dan amazing sekali, Sarinah kini semakin berkembang dan tetap konsen dengan para UKM di negri ini. Salut.

Diulang tahun emasnya, Sarinah masih terus berkembang sampai saat ini menjadi mall tempat belanja  produk dalam negeri  paling lengkap yang ada di Indonesia. Bisnis utama Sarinah adalah retail dan furniture khas Indonesia dengan 70%nya adalah produk lokal.

Ibu Ira menyatakan bahwa Sarinah akan dijadikan The Global Face of Indonesia. "Saluran distribusi produk Indonesia terbaik itu ada di Sarinah," ungkap Ibu Ira.

Dalam waktu dekat Sarinah akan mengadakan "Sarinah Menyapa Dunia" yang akan di hadiri oleh 24 Dubes negara tetangga, Putri Pariwisata 2015 serta para artis ibukota. Di acara tersebut para duta bangsa itu akan di ajak untuk melihat aneka ragam kerajinan tangan dan menikmati cokelat asli buat Indonesia.

Hingga saat ini terdapat sekitar 400 UKM dan 80%nya dikelola oleh perempuan. Dan sebagian sudah bertahan selama 40 tahun dan ada yang sudah turun.

Anggota Kopi diberi kesempatan untuk berkeliling di ke lima lantai store Sarinah. Keren bukan main, karena banyak produk lokal kita yang berkualitas namun kurang dikenal oleh masyarakat kita. Sudah saatnya kita kembali ke produk lokal dan memajukan UMKM negri sendiri.

   

Di Pipiltin Cocoa Sarinah saya baru tahu ada beberapa produk coklat andalan kita yang di ekspor ke manca negara. Rasanya pun lakers banget loh, malah lebih enak dari produk import.

Bayangkan, saat ini Indonesia merupakan salah satu produsen Cocoa no 3 di dunia. Tapi sayang produk kita tidak familiar di negeri sendiri.

Beberapa wilayah Indonesia penghasil Cocoa, Tabanan Bali,Tanazozo Flores, Glenmore East Java, Pidie Jaya Aceh.

Selain aneka olahan cokelat di Sarinah juga terdapat aneka hasil bumi dalam bentuk organik, seperti beras, kopi, teh, garam, gula, mie, soun, bihun yang terbuat dari bahan alami seperti ganyong dengan nama Javara. 

Bukan hanya karya UMKM, di Sarinah juga tersedia produk branded juga. Pokoknya lengkap banget deh.

*foto koleksi pribadi dan KOPI.