Bulan Terbelah Di Langit Amerika, Film Indonesia rasa Hollywood

Setelah beberapa hari mengikuti Meet & Greet serta ngobrol langsung dengan penulis serta pemeran utamanya, akhirnya saya dan warga KOPI lainnya bisa menyaksikan gala premier Film Bulan Terbelah Di Langit Amerika, pada tanggal 15 Desember 2015 kemarin.

         
Acara terasa sangat meriah, karena selain dihadiri oleh para pemain utamanya juga turut di ramaikan oleh kehadiran Arkarna sebagai pelantun original soundtracknya, Bapak Amin Rais, selaku orang tua dari Hanum Rais serta beberapa orang penting di jajaran pemerintahan.

        
Film garapan sutradara Rizal Mantovani ini, diangkat dari novel laris dengan judul yang sama karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra. Di produksi Maxima Pictures serta dibantu penulis skenario Alim Sudio dan Baskoro Adi, menyuguhkan sebuah cerita religi berlatar beberapa negeri Eropa ke layar lebar. Selai di bintangi oleh para aktor Indonesia seperti Acha Septriasa dan Abimana Aryasatya, Film ini juga menggandeng beberapa pemain lokal, hingga suasana Hollywoodnya begitu terasa.

Sinopsis
Film ini bercerita tentang Hanum (Acha Septriasa), seorang jurnalis Indonesia yang bekerja di kantor berita Wina, mendapatkan tugas untuk membuat sebuah artikel berjudul 'Would the world be better without Islam?'

Dalam menyelesaikan artikelnya, Hanum harus mewawancarai dua narasumber, Azima Hussein (Rianti Cartwright) dan Sarah Hussein, keluarga korban WTC 911 di New York.

Sementara itu Rangga (Abimana Aryasatya), suaminya Hanum, juga mendapat tugas untuk  mengikuti sebuah konferensi internasional dari seorang filantropi dunia bernama Brown Phillipus (Hanz de Kraker) yang terkenal eksentrik dan misterius.

Baik Hanum dan Rangga mengalami depresi sendiri-sendiri terhadap tekanan pekerjaan dan tugasnya selama di New York, hingga menimbulkan percikan perselisihan di antara mereka.


Suka sama akting Rianti Cartwright yang mampu membuat mata berkaca-kaca, dan Nino Fernandes dengan peranya sebagai seorang pria yang takut berkomitmen dengan kekasihnya.

Dialog-dialog Rangga dan Stefan (Nino Fernandes), ringan namun menggelitik.
Bulan Terbelah Di Langit Amerika sebuah film filosofi, karya anak bangsa yang menunjukan bahwa Islam itu adalah kedamaian.


Mari dukung film Indonesia agar bisa lebih baik dan maju. So, jangan lupa  tonton film Bulan Terbelah Di Langit Amerika di bioskop terdekat pada tanggal 17 Desember 2015 besok.


Casting: Acha Septriasa, Abimana Aryasatya, Nino Fernandez, Hannah Al Rashid dan Rianti Cartwright, Hanz de Kraker.


Foto: sumber dokumen KOPI, Maxima Pictures dan Renata.