Bisnis Property? Ya Rumah123.com Aja

Kemarin saya harus berangkat pagi menuju Portico Bistro di Senayan City Jakarta, guna menghadiri undangan dari sebuah situs properti nomor satu di Indonesia. 

Sesampainya di sana, saya merupakan satu-satunya peserta yang datang ke pagian. Gak pa-pa kan daripada terlambat? 

Kalau mendengar kata properti pasti hubungannya gak jauh dari rumah, apartemen dan sejenisnya.

Industri ini sempat diisukan melemah akhir tahun 2014 lalu, namun ternyata tidak mempengaruhi daya beli para pemain properti di negara kita.

Harga yang terus melambung, tingginya suku bunga KPR, serta kondisi makro perekonomian salah satu penyebab utama gairah konsumen menurun secara perlahan.

Tanggal 03 November 2015 kemarin, Rumah123.com yang merupakan bagian dari iProperty Group, mencoba pemaparan hasil Indonesia Properti Sentimen Survei H2 2015. Survei ini dilakukan secara online guna mendapatkan hasil informasi terkini dunia properti. 

  
      Ignatius Untung dan Raytedi Refanatha dari      rumah123.com

          
Industri properti Indonesia di prediksi akan menunjukkan geliatnya pada tahun 2016 mendatang. Pembangunan infrastruktur dan trasportasi umum yang saat ini mulai berbanding lurus, masih menjadi faktor utama dalam kenaikan harga. 

Konsumen akan kembali melirik investasi di sektor ini, karena masih menganggap properti sebagai investasi yang aman dan menjanjikan. 

Ignatius Untung, selaku Country General Manager Rumah123.com mengutarakan, "Survei yang kami lakukan secara rutin dua kali dalam setahun ini, dapat di gunakan sebagai tolak ukur bagi masyarakat umum, investor, pembeli, penjual maupun pemilik properti, baik warga lokal ataupun asing. 

Hasil survei semester dua menggambarkan adanya perbaikan daya beli dan keinginan memiliki properti dalam satu sampai dua tahun ke depan yang meningkat. Selanjutnya kita dapat melihat prediksi industri properti di tahun berikutnya." 

    

Satu sampai dua tahun mendatang, masyarakat Indonesia di usia 21-30 tahun akan mulai memiliki keinginan untuk mendapatkan hunian pribadi. Faktanya, bahwa masyarakat masih mencari lokasi tempat tinggal yang lebih baik, dan dengan segala kemudahannya. 

Menurut hasil sentimen survei, Tangerang Selatan, Depok dan Bogor merupakan wilayah yang mulai di lirik konsumen Jabodetabek, namun Jakarta Selatan masih tetap menjadi favorit utama di Jakarta. 

Kota-kota besar seperti Bandung, Yogyakarta, Medan dan Palembang menjadi pilihan ke sekian masyarakat Indonesia, karena dianggap sudah memiliki infrastruktur yang cukup memadai. 

Sebagian besar masyarakat kita juga tengah menunggu realisasi program Satu Juta Rumah dari pemerintah Jokowi.
Hal ini terlihat dari hasil survei (72%), masyarakat Indonesia mengetahui dan mengharapkan kelanjutan dari program pemerintah ini.

Survei menunjukkan 66% responden mengangap suku bunga KPR sebagai faktor terpenting bagi pertumbuhan industri ini. Dan 35%nya mengatakan, suku KPR merupakan ancaman terbesar yang berperan dalam proses pertumbuhannya. 
Di sini terungkap pula, bahwa 70% dari total responden masih akan mencari pinjaman melalui KPR saat melakukan pembelian properti.

Responden secara umum belum menunjukkan keinginan untuk membeli properti di luar negeri. Hanya 9% - 32% dari total responden yang tertarik untuk memiliki properti di luar negeri. Singapura, Australia dan Malaysia masih menjadi negara tujuan utama.

Rumah123.com, kemarin juga memperkenalkan VR123, produk inovatif bentuknya seperti kacamata untuk menyelam. Alat ini berguna untuk memudahkan developer dalam menunjukkan show unit mereka kepada konsumen dimanapun dan kapanpun. 

Jadi para pengembang dan agen bisa jemput bola tanpa harus membawa konsumen ke tempat show unit. Asik sih, karena alat ini menggunakan metode 3D, jadi seolah-olah kita benar-benar berada di lokasi show unit tersebut. 

Boleh tuh buat para developer memberi para agennya alat tersebut biar makin cepet laku apartemen atau rumahnya gitu. Hehehe....

Rumah123.com merupakan situs online properti nomor 1 di Indonesia pertama yang menyasar para developer, yang menawarkan jasa dan alat secara komplit. VR123 dihargai Rp. 50.000.000 untuk 5 unit. 

Situs ini selain bisa di buka melalui web di www.rumah123.com, juga di bisa di unduh di hp Android namun bukan free apps. Jadi harus menghubungi pihak Rumah123.com untuk mendapatkan Linknya. 

Selain memaparkan hasil survei, Rumah123.com juga sering mengadakan gathering untuk para agen di bidang ini. Mudah-mudahan suatu saat saya diundang oleh Rumah123.com untuk mengikuti acara tersebut. Halahhhhh, .... 

iProperty Group, yang merupakan pimpinan pasar untuk portal properti di Asia, berkantor pusat di Kuala Lumpur, Malaysia ini beroperasi di Indonesia dengan nama situs Rumah123.com. 

Di Malaysia dan Singapura dengan nama iProperty.com, Hong Kong serta Macau di Gohome.com.hk dan Thailand di Thinkofliving.com.

iProperty Group tercatat di Bursa Saham Australia (ASX) dan 20% lebih sahamnya dimiliki oleh REA Group, portal properti terbesar di dunia. 

Rumah123.com memiliki lebih dari 400,000 listing properti dan yang dikunjungi lebih dari 2.8 juta pengguna internet setiap bulannya dan mengakses hampir 20 juta halaman.

Informasi lebih lanjut bisa menghubungi:
Lidia Nutfah, PR Officer, rumah123.com
E : lidia@rumah123.com
M : +628138742338 
Atau silahkan mengunjungi http://www.rumah123.com dan http://www.iproperty-group.com