~ASA YANG MENYIKSA~


Untuk kesekian kali kulalui malam tanpa bintang 
Hanya gulita yang membentang
Sepi mengigit dinginnya sunyi
Kubur harap di hitamnya telaga mimpi

Rahim asa lahirkan janin-janin rindu
Pilu menggores netra koyak relung kalbu
Tundukkan kilat di pelupuk getarkan
 rongga dada
Sesaat lalai jamahi akal sehat,
rengkuh selaksa jiwa

Duhai ... rindu mengapa engkau
begitu menyiksa
Sedang hujan belati waktu tak jua 
mengiris jarak
Sayap dedoa tak jua terbangkan  rasa
Haruskah kuberteriak hingga serak

Agar hilang selaksa duka
Waktu bunuh jarak
Harap temui janji yang tersedak
Hingga kau aku jadi kita