Pesona Indonesia Dukung Sinergi Antara Band Cokelat, PMI dan TDB

Tanggal 10 Januari 2016, adalah salah satu tanggal penting buat TDB aliasTau Dari Blogger, yang tadinya hanya sebuah grup wa lintas profesi, kini mencoba untuk lebih maju dan bersinergi guna menyambut MEA dan menuju Indonesia lebih baik.


Bahagia banget, karena grup yang berdiri tanggal 9 September 2015 ini, akhirnya bisa bersinergi dengan grup Band CokelatPMI dan Pesona Indonesia (Kemenpar) melaui acara Sarasehan dengan tajuk "Solidaritas Untuk Sesama." Acara yang berlangsung dari jam 12.00 hingga jam 16.00 tersebut di selenggarakan di Markas PMI Provinsi DKI, jalan Krama Raya, Jakarta.

Dr.H. M. Iqbal Alamsjah, MA,

Acara dibuka dengan sambutan dari Bapak M. Muchtar. S.Kom, sebagai perwakilan dari panitia TDB. "Semoga dengan terlaksananya Sarasehan ini akan menjadi langkah yang bermanfaat bagi kita semua untuk mewujudkan 'Solidaritas Untuk Sesama' sesuai dengan misi yang kita usung," papar Humas PMI tersebut.

Sedang perwakilan dari Pesona Indonesia hadir Bapak Dr.H. M. Iqbal Alamsjah, MA, beliau mengungkapkan bahwa sangat mendukung terlaksanya sarasehan ini. dalam kesempatan tersebut bapak yang satu ini juga juga mengajak kita untuk membranding negara kita dengan Wondeful Indonesia.

“Sarasehan Tau Dari Blogger ini dapat menjadi angin segar, bukan hanya memberikan informasi tapi punya andil besar terhadap kepedulian lingkungan dan kemanusiaan. Kedepan kita ingin mengajak dan merangkul lebih banyak lagi dari berbagai komunitas dan media untuk turut serta melakukan aksi dan berbagi informasi," tutur pria yang sangat mencintai Betawi ini.

Herman S.Kom
Kebersamaan kian tambahan terasa saat istirahat untuk makan siang dan sholat.Menjelang pukul 14.00 acara di lanjutkan dengan pengenalan dan Penggunaan Lambang Palang Merah dari Herman S.Kom (Diseminator PMI). Miris banget, karena banyak sekali yang melakukan penyalahgunaan lambang Palang Merah. Mulai dari obat anti septik sampai susu, bebas menggunakan lambang organisasi kemanusiaan tersebut. Hal ini terjadi karena tidak adanya Undang-Undang yang mengaturnya. Oleh karena itu PMI merasa perlu untuk mendorong pengesahan RUU Kepalangmerahan oleh Dewan Perwakilan Rakyat kita.
Keseruan games ala TDB

Setelah itu dilanjutkan dengan materi Peran digital media dari Nuty Laraswaty(Digital Media Expert). Seru, meskipun kita hampir tiap hari berkutat dengan medsos, tapi ada aja tips &trik baru yang bikin kita bergumam, "ohhh." Mbak yang murah senyum ini mengajak kita untuk lebih kreatif dan aktif dalam memberdayakan media sosial.


Sebagai acara puncak, grup Band Cokelat menutupnya dengan bincang-bincang asik seputar kegiatan mereka dalam mengkampanyekan Gerakan Bersih &Senyum, yang merupakan salah satu usaha Kemenko Maritim dalam mengajak warga masyarakat kita untuk lebih peduli dengan kebersihan lingkungan.

Band yang ngehit lewat lagu 'Bendera' ini tidak hanya peduli dengan kebersihan, tapi juga pada UKM, meski mereka sudah di endors oleh brand terkenal.


Jackline sang vokalis sangat tidak setuju dengan penggunaan label luar negeri pada produk dalam negeri kita.

"Saya senang melihat ibu-ibu yang aktif berjualan di medsos, tapi jadi sedih saat tau barang yang dijualnya ternyata KW," ungkap penerus Kikan ini.

Sebagai penutupan Edwin dan kawan-kawan menyempatkan diri untuk bernyanyi bersama para peserta. TDB pecah boo ...


Alhamdulillah acara perdana berjalan dengan baik, meski masih banyak kurangnya, maklum panitia hanya punya waktu satu minggu untuk persiapan, itu pun koordinasi hanya via wa. Mudah-mudahan TDB segera bisa mengelar acara Sarasehan yang kedua. Amin.


*foto koleksi pribadi dan TDB pict by Ikung (Jakartakita.com)


Terimakasih sudah mampir dan silakan tinggalkan komentar anda.