Jumpa Blogger Bersama Sun Life Financial dan Safir Senduk

Menghadiri acara yang ngomongin masalah investasi?
Pasti ngebosenin deh … itulah yang ada dalam benak saya sewaktu mendapat undangan dari Sun Life untuk menghadiri serta meliput acara Jumpa Blogger Sun Life Financial.

Hohohoh … tapi hari ini, Safir Senduk menjungkir balikan pandangan saya. Lihat saja cara dia berpakaian dan membawakan acara, asli fress banget, jauh dari kesan membosankan dan kaku, yang ada saya ngakak sepanjang acara.

Meskipun kocak tapi materi yang dibawakan sungguh bermanfaat. Acara yang berlangsung pada hari sabtu, tanggal 01 Agustus 2015, bertempat di CafĂ© XXI Plaza Senayan ini, mengambil tema “Bijak Mengelola Keuangan untuk Profesi Blogger.”

Acara dibuka dengan ‘maksi’, plus halal bihalal, karena sebagian besar para blogger yang hadir baru hari ini bertemu lagi setelah libur lebaran kemaren.



Lalu dilanjutkan presentasi dari Elin Waty, yaitu Direktur dan Chief Distribution Officer PT Sun Life Finansial Indonesia. Wanita kelahiran Riau yang fasih berbahasa Inggris dan Mandarin ini memaparkan tentang misi dan visi dari Sun Life.

Elin Waty, Direktur dan Chief Distribution
Officer Pt Sun Life Financial Indonesia
Perusahan asuransi asal Kanada ini mempunyai misi ‘membantu keluarga Indonesia mencapai keseahteraan dengan kemapanan financial, dan visimenjadi salah satu dari sepuluh perusahaan asuransi jiwa terbesar di Indonesia’. Sungguh tidak muluk-muluk bila melihat banyaknya penghargaan dan panjangnya perjalan perusahaan ini dalam membangun komitmen yang sesuai dengan nilai integritasnya.

“Saya tidak akan bosan-bosannya mengatakan bahwa misi, visi, dan nilai yang kami miliki adalah hal terpenting dalam perusahaan kami, karena komitmen tersebut menjadi pedoman dan menggerakan kami maju ke depan. Kami adalah perusahaan asuransi yang menawarkan produk dan layanan yang mendedikasikan diri untuk keberhasilan finansial setiap nasabah,” papar Elin Waty.

Setengah jam kemudian Safir Senduk naik ke podium dan memulai presentasinya dengan sebuah pertanyaan, “siapa yang paling kaya, karyawan, professional atau pengusaha?”

Hahaha … jawaban audiens sungguh beragam, dan ini definisinya,
         Karyawan : orang yang bekerja di sebuah perusahaan dengan gaji tetap setiap bulannya.
     Professional : orang yang bekerja sendiri di bidang jasa. Semakin banyak yang meminta jasanya semakin banyak penghasilannya.
     Pengusaha : orang yang memiliki bisnis sendiri. Pendapatannya tergantung banyak laba yang dia hasilkan.
Jadi siapakah yang paling kaya?

“Kekayaan seseorang tidak dilihat dari banyaknya pendapatan, tetapi dari banyaknya investasi” Safir Senduk.

Otak manusia terbagi dalam dua bagian besar, otak kiri dan otak kanan, masing-masing memiliki fungsi yang berbeda. Ternyata pola pikir dan karakter pribadi bisa mempengaruhi keuangan loh.


Miskin : pendapatan berbanding sama dengan pengeluaran untuk kebutuhan hidup.
      Menengah : pendapatan >  - tabungan 15%, cicilan utang 35%, biaya hidup 50%
Kaya : pendapatan > - Cicilan utang 30%, tabungan dan investasi 10%, Premi asuransi 10%, biaya hidup 50%











Hal penting dalam menggelola keuangan adalah mengatur cashflow atau keluar masuknya pendapatan.

1. Miliki infestasi sebanyak mungkin.
Orang sering berpikir bahwa kaya itu dilihat dari besarnya gaji yang dia dapatkan. Dia lupa bila berhenti bekerja berarti berhenti pula pendapannya.

Macam-macam investasi:
a. Saham.
Ada dua keuntungan saham, yaitu deviden dan capital gain, Safir Senduk lebih menyarankan deviden karena tidak perlu memantau harga tiap waktu.

b. Investasi melalui Manejer investasi.
    Investasi ini tersedia dalam dua bentuk, yaitu reksadana dan unit link. Unit link memiliki nilai lebih karena adanya asuransi.
   
Tips memilih unit link, lihat reputasi perusahaan, kemana investasinya, rangking((award) yang pernah diterima, berapa lama perusahaan itu berlangsung dan siapa yang mengelola.
   
c. Property.
Bagi yang baru memulai investasi di bidang ini, Safir Senduk menyarankan agar  jangan membeli property dengan harapan naik harga jualnya kembali. Pilihan terbaik adalah dengan menyewakannya.

Tips menyewakan property, sewakan dalan jangka pendek, sewakan ke banyak penghuni.

Tanda-tanda investasi bodong

2. Siapkan dana untuk masa depan.
Berikut adalah dana yang harus di persiapkan untuk masa depan,
- Dana menikah untuk yang masih lajang.
- Kendaraan.
  Kita hidup di negara di mana kalau gak punya mobil belum dianggap mapan.
- Rumah dan isinya.
- Pendidikan.
- Pensiun.

3.Atur pengeluaran.
-          Ketahui bosos anda, lalu kurangi pelan-pelan.
     -          Kendalikan keingin.
“Siapa yang bisa mengendalikan keinginanya, dia bisa mengendalikan pengeluarannya,” Safir Senduk.


Acara ditutup dengan tanya jawab, pembagian hadiah tweet live, kuis dan doorprize.
Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi : Sun life www.sunlife.co.id
Safir Senduk: like fanpage.com/safirsenduk https://www.facebook.com/safirsenduk?fref=ts