SOHO #BetterU, Edukasi Kesehatan Ala SOHO Global Health.

Contoh produk SOHO Global Health.
Siapa yang tidak ingin sehat, segar bugar disaat puasa?
Pasti semua ingin bukan?

Bagi umat muslim bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh hikmah.
Namun kadang kala perubahan pola serta waktu makan menjadi satu tantangan tersendiri bagi yang menjalaninya.



Karena tanpa disadari perubahan metabolisme tubuh selama puasa mempengaruhi sistem imunitas.

Melihat hal tersebut, SOHO Global Health, yang merupakan salah satu kelompok perusahaan farmasi di bidang manufaktur dan distribusi, yang senantiasa berusaha memberikan pelayanan dan produk kesehatan yang berkualitas tinggi, kembali mengadakan SOHO #BetterU yaitu acara edukasi  kesehatan bagi masyarakat Indonesia.

 Bapak Widi Nugroho Sahib,
Head of Public Relation &
General services Soho.
Acara yang bertemakan "Puasa Sehat, Puasa Penuh Hikmah" ini berlangsung pada hari selasa tgl 30 Juni 2015 dari jam 17.00 sd 20.00, bertempat di Candi Prambanan Rooms, Grand Sahid Jaya Hotel. Dengan narasumber dokter Adhisti Pritalina dari RSPP, Jakarta.

Widi Nugroho Sahib, selaku Head of Public Relations & General Services PT.Soho Global Health mengatakan, "SOHO #BetterU ini merupakan acara regular kami, yang bertujuan untuk mengedukasi topik aktual tentang kesehatan."

Mr. Ludovic Toulemonde,Senior
 Exsecutive Vice President
Healthcere, Soho.
Hal senada juga diungkapkan oleh Ludovic Toulemonde. Meski sedikit kurang fasih namun Senior Executive Vice President Healthcare Soho ini, berusaha sebaik mungkin untuk memberikan sambutannya dalam bahasa Indonesia.

"Acara ini adalah cara kami untuk menunjukkan tindakan nyata bahwa kami peduli dan ingn memberikan pelayanan terbaik bagi mayarakat Indonesia," papar Mr. Ludovic, yang sudah 4 tahun tinggal di negeri kita ini.





Dr.Yulinar Rifai, kabag Pengendali
Penyakit Tidak Menular dari
dirjen Kemenkes.



Sedangkan Dr.Yulinar Rifai, dari Kemenkes bagian Pengendali Penyakit Tidak Menular, yang hadir mewakili Menteri Kesehatan memaparkan tentang pentingnya menjaga kesehatan.

"Kebutuhan kalori saat puasa dan tidak puasa tetap sama. Saat puasa usahakan memenuhinya secara berkala yaitu 40% saat saur, 50% saat buka dan 10% lagi setelah tarawih," jelasnya.

Dalam sambutannya ini pun, beliau mengajak para wartawan dan blogger yang hadir agar menjadikan bulan puasa ini sebagai ajang untuk merubah kebiasaan untuk hidup sehat dengan berprilaku "Cerdik," yaitu :
  • Cek kesehatan secara berkala.
  • Enyahkan asap rokok.
  • Rajin aktivitas fisik.
  • Diet sehat dan seimbang.
  • Istirahat yang cukup.
  • Kelola stres.
 Dr. Adhisti Pritalina dari RSPP dan mbak Mira
 Sahid dari Emak-emak Blogger saat mengisi 
acara bukber Soho, Wartawan & Blogger 
di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.
Selama puasa pola dan waktu makan kita berubah, dan tubuh berusaha menyesuaikan sistem metabolisme serta sistem imunitasnya, selama 8 sampai 12 jam setiap harinya.
Dengan pola makan tiga kali sehari yang sudah terbiasa setiap harinya, maka wajar tubuh terasa lemas dan mengantuk selama berpuasa.

Menurut Dr. Adhisti Pritalina, selama berpuasa tubuh akan mengambil cadangan glukosa berupa glikogen yang tersimpan di hati dan otot sebagai sumber energi.

Glikogen ini akan menjadi energi dan siap digunakan tubuh dengan  melalui proses glikogenolisis dahulu. Selain itu tubuh juga menggunakan sejumlah protein sebagai tambah energi. Proses inilah yang membuat tubuh terasa lemas.

Beberapa dampak positif dari berpuasa.
Karena tidak mendapatkan asupan makanan selama berpuasa, maka beban lambung tidak berat dan fokus hanya mencerna makanan. Selama saluran pencernaan istirahat, organ ini berkesempatan mengeluarkan zat tidak berguna yang menempel di dinding usus. Kondisi ini dimanfaatkan tubuh untuk memperbaiki jaringan dan sel tubuh yang rusak. Bisa dibilang berpuasa merupakan detoks alami untuk tubuh.

"Ketika berpuasa tubuh memiliki kesempatan untuk menurunkan kadar LDL atau lemak jahat. Selain memperhatikan menu sahur agar tidak mempengaruhi metabolisme tubuh dan tidak kekurang asupan gizi, maka akan sangat baik bila ditambahkan suplemen untuk daya tahan tubuh," papar dokter Adhisti Pritalina, yang sehari-harinya menghabiskan waktu untuk praktek di RSPP ini.

Cara berpuasa yang sehat.
  1. Pilih makanan yang tepat ketika sahur dan berbuka.
  2. Seimbangkan karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral serta serat.
  3. Hindari makanan yang  berkarbohidrat tinggi.
  4. Hindari makanan berlemak dan berminyak.
  5. Jangan terlalu mengkonsumsi banyak asin, karena akan menimbulkan rasa haus.
  6. Perhatian dehidrasi tubuh.                                     Ketika berpuasa tubuh sangat rawan dehidrasi, untuk itu cobalah terapkan pola minum minimal 8 gelas sehari, dua gelas waktu sahur, dua gelas waktu buka dan empat gelas di malam hari dengan rentang waktu tiap satu jam.
  7. Komsumsi suplemen.                                                                                               Dengan pola makan yang berubah, maka asupan mikronutrien pun akan terganggu. Terutama bagi mereka yang tidak berkesempatan melakukan sahur, sehingga asupan gizinya pun tidak seimbang. Maka konsumsilah suplemen yang berbahan dasar herbal Encinaceae agar kebutuhan mikronutrien terpenuhi.
Dan bagi mereka yang bekerja di luar ruangan dan terpapar radikal bebas, maka sangat di anjurkan untuk mengkonsumsi suplemen immunomodulator. Hal ini dibutuhkan agar daya tahan tubuh tetap prima meskipun sedang berpuasa.

Contoh suplemen yang aman dan cocok di konsumsi saat berpuasa adalah 'IMBOOOST."
IMBOOOST, dengan bahan dasar alami echinaceae, mampu membantu memelihara daya tahan tubuh.



Tanaman Echinaceae telah dikenal selama ratusan tahun oleh masyarakat asli Amerika untuk mengobati berbagai penyakit.

Jenis atau spesies Echinaceae yang paling banyak dimanfaatkan sebagai obat adalah Echinaceae purpurea, atau dikenal juga dengan nama Rudbeckia purpurea L (RPL), yang merupakan kandungan aktif utama dalam IMBOOOST, untuk membantu memelihara daya tahan tubuh. 

Cara Echinaceae membantu memelihara daya tahan tubuh kita:
Meningkatkan daya proteksi sel selama infeksi serta mencegah masuknya patogen, bakteri dan virus ke dalam jaringan tubuh.
  • Meningkatkan kemampuan tubuh untuk melawan efek negatif bakteri serta sel yang rusak karena infeksi.
  • Merangsang sel darah putih untuk melawan infeksi.
  • Merangsang pertumbuhan jaringan tubuh yang baru dan sehat.(Sumber: WHO Monographs on Selected Medical Plants, vol 1,1999, hal 136-144).
SOHO Global Health, perusahaan Health Care yang sudah berdiri lebih dari 50 tahun ini, fokus pada produk kesehatan yang bersifat natural dan herbal, dengan bangga mempersembahkan IMBOOST, suplemen dengan bahan alami yang cocok dan aman untuk di konsumsi masyarakat Indonesia.

Untuk informasi lebih lengkap silahkan kunjungi situs resmi korporasi SOHO Global Health di  www.sohoglobalhealth.com

Yayasan Limata, saat mengisi acara bukber
SOHO, Wartawan dan Blogger.
Acara edukasi sekaligus bukber ini juga diisi oleh sebuah grup kesenian Limata dari tanah merah, Jakarta, yang menghadirkan lagu-lagu rohani. 



Komentar