Glass Is Life. Kemasan Kaca, Kemasan Sepanjang Masa.

Apa itu Glass Is Life?
Glass Is Life adalah komunitas pecinta kaca dan peduli pada pemakaian kemasan kaca dalam kehidupan.

Tanpa disadari kehadiran kaca sangat penting bagi umat manusia, bagai mana tidak, hampir semua perabotan yang ada di rumah kita terbuat dari kaca. Sebut saja piring, gelas, botol selai, botol kecap dan aneka botol lainnya rata-rata terbuat dari kaca.

Meski sempat tergeser oleh kemasan plastik, namu kemasan kaca tetap masih menjadi primadona. Karena kaca terbuat dari bahan alami yaitu pasir, 100% alami dan ramah lingkungan karena bisa didaur ulang berulang kali.


Kemasan kaca adalah kemasan sepanjang masa yang takkan lekang oleh waktu. Keindahannya mampu membangkitkan karya seni yang bercita rasa tinggi.

Sebagai pecinta kemasan kaca, saya senang sekali waktu mendapat undangan dari Glass Is Life untuk menghadiri sekaligus meliput acara Louncing official websitenya  Glass Is Life Indonesia

Acara yang bertajuk Blogger Gathering Pop Up Gallery of Glass ini berlangsung pada hari selasa (9/6) di Coworkinc, Space Kemang, Wimo Building lantai 3, Kemang Jakarta. Acara  yang dipandu olen Aldi Tama dan Tessa ini berlangsung meriah dan penuh canda.

Mc Blogger Gathering Pop Up Galeri of Glass
Aldi Tama & Tessa

Di awali dengan coffe break dan barbeque party. Lalu di lanjutkan dengan  talk show yang menghadirkan 4 pembicara, yaitu :

-          Bapak Noer Wellington dari PT Owen Illinous (OI)
-          Karin Van Lieshout dari Ffrash
-          Jonathan dari Suwe Ora Jamu
-          Edwin Pranata dari Real Food
Pak Welly, Karin, Edwin dan Jonathan saat  mengisi
talk show Glass of Life

Pak Noer Wellington selaku Manager Marketing PT Owen Illinois, memaparkan tentang sejarah kaca dan langkah-langkah pembuatan botol kaca. Kaca  dibuat dengan menggunakan bahan pasir, batu kapur, soda abu dan potongan kaca daur ulang.
PT OI adalah pembuat lebih dari setengah kemasan kaca di dunia dan merupakan sponsor utama Galss Is Life Indonesia. 

“Coba bandingkan teh dalam botol kaca sama teh dalam kemasan kotak, mana yang lebih segar?” tanya Pak Welli.

Langkah-langkah dalam membuat kaca/ glass
Ya, jelaslah teh dalan kemasan kaca yang lebih segar. Karena kemasan kaca itu tidak berbahaya, tidak mempengaruhi keaslian rasa makan atau minuman yang di kemasnya.

Saya sangat kagum dengan Karin van Lieshout. Wanita kebangsaan Belanda ini dan temannya, Guido Oom, mereka sangat peduli dengan sampah kaca dan anak-anak jalanan di Indonesia. Pada Januari 2013 mereka mendirikan Ffrash, kombinasi dari kata ‘trash dan fresh’ dengan motto yang menarik yaitu “Then trash become Ffrash.”

Kreasi Ffrash yang di pamerkan dalam
acara Glass of life

Ffrash percaya bahwa anak-anak jalanan memiliki hak yang sama dengan anak-anak lainnya, maka dari itu Ffrash merangul mereka, dan memberikan pelatihan untuk berkreasi dalam mendaur ulang botol kaca, hingga menjadi sesuatu yang berguna dan berdaya seni tinggi.

Ffrash berharap, pengetahuan dan skill yang telah diberikan pada  anak-anak jalanan ini, bisa membuka jalan bagi mereka untuk hidup lebih layak.

Kreasi Ffrash

Edwin Pranata selaku CEO Real Food mengatakan, “ 62% wanita di Indonesia akan membeli produk ramah lingkungan meski harganya lebih mahal.”



Di sini Edwin ingin memperkenalkan produk lokal yaitu sarang burung wallet ke kancah internasiaonal. Dan untuk memenuhi standar penyajian yang baik, maka dipilihkah kemasan kaca untuk pemasaran produksinya.

 Semua berawal dari keprihatinanya akan tingginya penggunaan kemasan plastic di Indonesia. Karena selama ini pola pikir anak muda kita adalah kemasan kaca itu berat dan susah dibawa.

Produk lokal lain yang tak kalah sukses mendongkrak kemasan kaca adalah Suwe Ora Jamu. Jonathan Lesmana selaku Managing Direktor Suwe Ora Jamu menargetkan idealismenya yaitu membumikan penguna kemasan kaca terhadap anak muda.

SOJ akan memberilan Rp,-2500 bagi konsumennya yang bersedia mengembalikan kemasan botol SOJ. Namun belakangan kemasan botol itu hanya sedikit yang kembali, karena mereka memilih untuk mengkoleksinya.

Jamu beras kencur produksi
Suwe Ora Jamu
Jamu kunyit asem produksi
Suwe Ora Jamu
















Acara diakhiri dengan tanya jawab dan pembagian doorprie dengan hadiah utama liburan ke Bali.

Utuk info lebih lanjut silahkan kunjungi www.glassislife.co.id, Fb : https://www.Glass-Is-Life-Indonesia/

Twitter: @ffrash
Suwe Ora Jamu: @Suweorajamu28
Real Food/ Sarang Burung Walet : @sbw_1

Kreasi limbah botol bekas
Kreasi limbah botol bekas















Glass Is Life