BARA DALAM SEKAM

by: Mia


serpihan semak hati menukil asa

jiwa meradang mengharap hujan

sedang kemarau telahlah berjalan

gundah menggulana merampak sukma



hangus hati hangus dada

merantas tanya sanubari pada rasa

bukan intan atau permata yang kupinta

cukup sapa lewat aksara selaku pelipur lara